19 itu adalah..
Hai semua, saya kembali dengan reformasi baru yang biasanya membawakan isi-isi pengalaman yang terlalu serius dan menyulitkan sekarang saya harap sudah tidak lagi. percayalah :)
Dua tahun lalu, tepatnya di salah satu kota di malaysia (tidak kusebutkan) aku bertemu seseorang dengan kepribadian yang cukup membuatku sadar akan beberapa hal, namanya Ella. kami bertemu karena pada saat itu kami sedang mencari barang yang sama.
Kau tau, ada beberapa hal yang tidak bisa kamu hindari walaupun kamu tidak menyukainya. contohnya saja kematian.
selang beberapa waktu kami bertemu, aku mendengar kabar kematiannya saat aku kembali ke Indonesia. kau tau kan bagaimana rasanya ditinggalkan seseorang yang benar-benar kamu rasa dia adalah orang yang cocok untuk kamu ajak bicara,paham setiap pokok pembicaraan yang sedang kita bahas. dia gadis yang baik, cantik,pintar, humoris, dan komunikatif. aku pikir nantinya ia akan sempat mengunjungi ku di Indonesia selang beberapa waktu kami berpisah dan dia melanjutkan kuliahnya di Jepang.
Kau tau, waktu yang paling membuatku takut adalah dia tersenyum. aku takut dengan senyumannya ia dengan cepat meninggalkanku dan mulai menjalin hubungan. Ya dia sangat cantik, itu yang aku tau. tapi dia menahan dirinya untuk dekat dengan pria, aku tidak tau apa alasannya saat itu. dan baru ku ketahui akhirnya tepat pada 3bulan setelah kepergiannya. tepat 5tahun kami berteman dan bila ku ingat lagi itu tanggal kita bertemu pertama kali^^ terdengar seperti sepasang kekasih wkwk tapi percayalah kami hanya teman.
Dia meninggalkan sebuah surat untukku yang sampai saat ini aku tidak siap untuk membacanya, ia selalu hadir dalam mimpiku, aku takut saat terbangun di pagi harinya, ia seolah-olah berkata pada ku tentang suatu hal yang aku tidak mengerti apa sebabnya, ia menjadi batu sandunganku untuk berkunjung ke malaysia, tiap kali aku menatap ke arah jalan dan pertokoan aku seperti melihat sosoknya, dia menghantuiku sambil berkata. "aku rindu masa itu" berulang kali dia bisikkan dalam tidurku. aku merasa dia benar-benar hidup dalam diriku. bayangnya ahh tidak menurutku ini bukan bayangan, karena setiap hari dia selalu memberi ku pesan, sebuah pesan yang aku tidak tahu haruskah aku percayai itu. mungkinkah itu hanya iblis yang berkata padaku, tapi apakah sejahat itu iblis hingga dia berani menyerupai sahabatku yang benar-benar aku rindukan. sungguh saat ini ingin sekali kubuat cerita betapa istimewanya dirinya. hingga aku sadar kematiannya yang belum dapat ku terima, dan aku pikir ada sesuatu di dalam ceritanya. ku putuskan untuk mencari tahu apa penyebab kematiannnya.
Hingga akhirnya...
aku mulai mengerti betapa kejam tempat itu untuknya.
.
.
.
.
.
5tahun lalu
Dua tahun lalu, tepatnya di salah satu kota di malaysia (tidak kusebutkan) aku bertemu seseorang dengan kepribadian yang cukup membuatku sadar akan beberapa hal, namanya Ella. kami bertemu karena pada saat itu kami sedang mencari barang yang sama.
Kau tau, ada beberapa hal yang tidak bisa kamu hindari walaupun kamu tidak menyukainya. contohnya saja kematian.
selang beberapa waktu kami bertemu, aku mendengar kabar kematiannya saat aku kembali ke Indonesia. kau tau kan bagaimana rasanya ditinggalkan seseorang yang benar-benar kamu rasa dia adalah orang yang cocok untuk kamu ajak bicara,paham setiap pokok pembicaraan yang sedang kita bahas. dia gadis yang baik, cantik,pintar, humoris, dan komunikatif. aku pikir nantinya ia akan sempat mengunjungi ku di Indonesia selang beberapa waktu kami berpisah dan dia melanjutkan kuliahnya di Jepang.
Kau tau, waktu yang paling membuatku takut adalah dia tersenyum. aku takut dengan senyumannya ia dengan cepat meninggalkanku dan mulai menjalin hubungan. Ya dia sangat cantik, itu yang aku tau. tapi dia menahan dirinya untuk dekat dengan pria, aku tidak tau apa alasannya saat itu. dan baru ku ketahui akhirnya tepat pada 3bulan setelah kepergiannya. tepat 5tahun kami berteman dan bila ku ingat lagi itu tanggal kita bertemu pertama kali^^ terdengar seperti sepasang kekasih wkwk tapi percayalah kami hanya teman.
Dia meninggalkan sebuah surat untukku yang sampai saat ini aku tidak siap untuk membacanya, ia selalu hadir dalam mimpiku, aku takut saat terbangun di pagi harinya, ia seolah-olah berkata pada ku tentang suatu hal yang aku tidak mengerti apa sebabnya, ia menjadi batu sandunganku untuk berkunjung ke malaysia, tiap kali aku menatap ke arah jalan dan pertokoan aku seperti melihat sosoknya, dia menghantuiku sambil berkata. "aku rindu masa itu" berulang kali dia bisikkan dalam tidurku. aku merasa dia benar-benar hidup dalam diriku. bayangnya ahh tidak menurutku ini bukan bayangan, karena setiap hari dia selalu memberi ku pesan, sebuah pesan yang aku tidak tahu haruskah aku percayai itu. mungkinkah itu hanya iblis yang berkata padaku, tapi apakah sejahat itu iblis hingga dia berani menyerupai sahabatku yang benar-benar aku rindukan. sungguh saat ini ingin sekali kubuat cerita betapa istimewanya dirinya. hingga aku sadar kematiannya yang belum dapat ku terima, dan aku pikir ada sesuatu di dalam ceritanya. ku putuskan untuk mencari tahu apa penyebab kematiannnya.
Hingga akhirnya...
aku mulai mengerti betapa kejam tempat itu untuknya.
.
.
.
.
.
5tahun lalu
Komentar
Posting Komentar